Jumat, 21 Juni 2013

Penghujung UKK

Miris, membaca salah satu tulisan di kompasiana siang tadi (21 Juni 2013, jam 13.30 Wib). Seorang ibu, di Jakarta sana memaparkan pengalamannya tentang nilai anaknya yang sudah diatas KKM tapi masih dianggap kurang oleh wali kelas. Si Ibu masih dengan sabar mendengarkan ocehan wali kelas anaknya tentang kurang maksimalnya si anak belajar, sehingga mendapatkan nilai yang dianggap kurang memuaskan. Nilai si anak untuk semua mata pelajaran berada antara 85 sampai dengan 90, jauh di anatas KKM yang hanya mematok angka 75-80. Nilai yang fantastis sebenarnya jika dibandingkan dengan sekolah yang berada di Kabupaten Karimun.

Si Ibu dengan tenang menanggapi semua ocehan yang diberikan oleh wali kelas dengan seksama mendengarkannya dan berharap sesampai dirumah akan menyampaikan kepada buah hatinya untuk lebih giat belajar setelah duduk dikelas yang lebih tinggi jenjangnya.
Suatu gambaran yang mungkin jarang kita lihat di Kabupaten Karimun yang kita cintai ini, dimana orang tua selalu merasa sekolah yang lebih spesifiknya guru kurang memberikan perhatian kepada anak didik sehingga nilai selalu menjadi dua mata pisau untuk orang tua dan wali kelas.
Seandainya gambaran yang saya baca tadi menjadi sebuah motivasi untuk guru dan orang tua di Kabupaten Karimun, mungkin dunia pendidikan di kota tercinta ini akan lebih maju.
Dimana antara orang tua dan guru (pihak sekolah) sama-sama membina dalam pendidikan anak-anak didik kita mungkin generasi muda Kabupaten Karimun akan lebih memikirkan dunia pendidikan dengan lebih bersemangat dan berambisi untuk menjadi orang yang sukses dikemudian hari.
Gambaran yang sebenarnya harus dibaca dan menjadi tauladan untuk kita semua sebagai orang tua maupun guru (pendidik).
Mudah-mudahan di penghujung UKK ini saya sebagai pendidik dan orang tua termotivasi untuk menjalankan peran ganda saya dalam mendidik dan mengajar anak saya dan anak didik saya serta akan diikuti oleh yang  membacanya tulisan singakat sebagai pelipur lara, pengobat duka serta pemotivasi untuk lebih memperhatikan dunia pendidikan anak-anak kita dimasa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar