Jumat, 14 Juni 2013

Bimtek Persiapan Implementasi Kurikulum 2013

Rencana awal pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 akan dibuka Senin, 03 Juni 2013 tapi diundur menjadi pagi Selasa, 04 Juni 2013 dengan nara sumber Bpk Zulfikri  Anas dari Jakarta.

Pembawa Acara oleh Ibu Willy dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun. Acara yang sudah tersusun apik berjalan dengan baik. Setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari ketua panita pelaksanaan Bimbingan Teknis dalam hal ini disampaikan oleh Ibu Dra.Suzana. Yang menjadi perhatian saya adalah jumlah peserta yang akan mengikuti sebanyak 60 orang dari seluruh SLTA yang bernaung di Kabupaten Karimun.
Akhirnya acara pembukaan bimbingan teknis dibuka oleh Kepala Dinas Bapak Drs Sudarmadi , selama acara pembukaan bimbingan teknis mungkin ada beberapa hal yang dapat saya ambil manfaatnya bahwa sebagai guru atau pendidik kami diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman untuk pembelajaran di dalam kelas.
Jam 09.30 acara pembukaan selesai, kami semua beristirahat sebentar setelah selama hampir satu jam setengah duduk mengikuti acara pembukaan bimtek ini. Jam 10.00 bimbingan teknis dimulai kembali dengan nara sumber dari jakarta Bapak Zulfikri Anas Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud, dengan pemaparan masalah persiapan implementasi kurikulum 2013 dengan membawa kami peserta bimtek untuk lebih menyadari keberadaan kami sebagai pendidik. Beliau juga mengatakan bahwa Guru = Keberanian, maksudnya di sini guru merupakan suatu profesi berani yang dapat menciptakan manusia yang lebih baik. Dimana nara sumber mengatakan semua profesi tidak bisa melebihi profesi manapun. Menurut beliau profesi yang ada kalau dikelompokkan hanya ada profesi guru dan bukan guru.
Setalah memberikan begitu banyak motivasi untuk lebih meningkatkan semangat kepada pendidik barulah nara sumber memulai materi dengan kurikulum 2013. Hal yang penting yang dapat saya ambil dari kuriulum 2013 adalah kami sebagai pendidik diharapkan dapat menjadi pendidik yang berkarakter jadi bukan hanya menuntut anak didk saja (peserta didik yang berkarakter). Kurikulum 2013 menurut saya bukan menyulitkan para pendidik, tapi mempermudah para pendidik dalam mengajar.
Dalam segi materi tidak ada perbedan antara KTSP dan Kurikulum 2013, hanya dalam pelaksaan kegiatan pembelajaran titik beratnya. Karena selama ini sebagai pendidik kadang-kadang kita lupa bahwa kita adalah contoh hidup yang akan ditiru dan diteladani dalam kehidupan sehari-hari siswa. Dari setiap tindakan dan perbuatan menjadi contoh yang akan mereka (peserta didik) yang akan mereka bawa untuk menjalani masa depan. Menurut nara sumber sebenarnya kitalah sebagai pendidik yang secara tidak langsung memberikan contoh hidup yang kadang-kadang melebihi materi pelajaran yang mereka dapat dari membaca buku sebagai referensi pustaka peserta didik. Ambil contoh saja, saya guru ekonomi yang mengajarkan bahwa waktu adalah uang yang harus dihargai dalam penggunaanya. Tapi kadang-kadang saya lupa bahwa contoh yang saya berikan malah membuat siswa saya memciptakan apresiasi sendiri dengan masuk terlambat ke dalam kelas. Akhirnya peserta didik menanamkan dalam fikiran mereka bahwa terlambat itu boleh, sehingga berkurangnya rasa displin pada diri peserta didik.
Masih banyak lagi contoh-contoh hidup yang diberikan oleh nara sumber. Siang menjelang siang, tepatnya jam 13.00 kami diajarkan untuk membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) sesuai dengan silabus yang sudah dibuat pemerintah pusat. Yang berubah dalam RPP hanya standar kompetensi diganti dengan Kompetensi Inti, sementara Indikator pencapaian kompetensi menjadi hal penting dalam kegiatan pembelajaran. Sementara format RPP-nya sama dengan KTSP, selama proses pembuatah RPP kami diajarkan secara perkelompok. Jam 17.00 acara pada hari pertama berakhir, kami peserta didik boleh istirahat dengan satu tugas memberikan komentar tentang KTSP dan Kurikulum 2013.
Pada hari kedua, tanggal 05 Juni 2013 jam 08.00 acara bimtek tepat waktu dengan pengantar nara sumber mengulang kembali secara singkat tentang Kurikulum 2013. Dan dilanjutkan dengan pemahaman materi apa saja yang akan dilaksanakan pada Kurikulum 2013. Pembahasan tentang lintas minat dan pendalaman materi yang berbeda dengan KTSP.
Jam 10.00 s/d 10.30 coffee break tapi karena antusias akhirnya coffee break kami laksanakan didalam ruang bimtek sambil membicarakan materi. Jam 12.00 s/d 13.00 kami istirahat siang dengan berbagai kegiatan masing-masing. Jam 13.00 s/d 17.00 kami mulai membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk setiap mata pelajaran bagi materi yang diajarkan pada Kurikulum 2013. Mulailah semua peserta sebanyak 60 orang dengan berbagai mata pelajaran duduk berkelompok berdiskusi membuat rencana pelaksanaan pembelajaran untuk mata pelajaran  masing-masing. Dengan berbagai macam komentar kami berusaha membuat rencana pelaksanaan pembelajaran supaya sempurna dan mudah menerapkannya dengan situasi kelas disekolah masing-masing. Narasumber membantu dengan cara mengoreksi dan memberikan masukkan jika terjadi kesalahan dalam pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran.
Hari ketiga, Kamis tanggal 06 Juni 2013 jam 08.00 s/d 10.00 kami para peserta masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki contoh RPP yang akan dipresentasikan sesuai dengan agenda hari ini setiap mata pelajaran akan memaparkan hasil pembuatan RRP dan akan diberikan komentar dan masukan oleh narasumber maupun oleh peserta lain.
Hari keempat, jumat tanggal 07 Juni 2013 kegiatan kami dilanjutkan dengan Outbond. Outbond kami dipandu oleh seorang anggatan darat bernama Bapak Muslim, kegiatan dimulai dengan latihan baris berbaris bagaimana jaman LPJ kami ditempa dengan latihan baris berbaris untuk disiplin diri. Sesuai sekali dengan Kurikulum 2013 kami sebagai guru diharapkan dapat memberikan contoh disiplin yang baik kepada peserta didik kami, kami juga diberikan sedikit pengetahuan mengenai penaikan bendera yang sesuai dengan peraturan. Jam 11.00 kami istirahat karena hari jumat istrihat agak dipercepat karena bapak bapak wajib melaksanakan solat jumat.
Acara kami dilanjutkan jam 14.00 s/d 17.00 dengan kegiatan permaianan yang merangsang kekompakan dan kedisplinan yang dapat diterapkan disekolah. Mulai dari permainan memindahkan air didalam gelas plastik yang diletakkan diatas bentangan kain, permaian memidahkan air dari gelas plastik yang bocor. Sampai dengan permainan hula hup semua permaian untuk meningkatkan semangat dan rasa disiplin  sera kekompakan diantara guru walau harus mandi keringat maupun tumpahan air dari permaian tapi semua merasa terhibur. Pada   akhirnya semua yang dilakukan dapat  diterapkan kepada semua peserta didik nantinya. Acara untuk hari jumat sore sangat memberi motivasi bagi semua peserta bimtek.
Penutupan acara Bimtek di tutup langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bapak MS. Sudarmadi. SPd. MM. Semoga Bimtek ini menjadi semangat awal dari penerapan Kurikulum 2013 tahun depan di Kabupaten Karimun. Amin.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar