Minggu, 09 November 2025

Titik Nolku.


Mataku terasa perih, lelah mengelayut aku hanyut  dalam tangis panjangku yang memilu. Terpaksa aku membuka mata yang masih lengket akibat semalaman menangis, panas sontak menerpa wajahku. Sinar matahari tidak mau kompromi dengan lelah badan serta jiwaku, dengan garang panasnya menusuk badanku yang memang terlelap di balkon kamar ku. Mengerakkan badan yang terasa sakit akibat tidur di kursi, badanku yang meringkuk saat tidur sungguh menyiksaku.

Aku berjalan masuk ke kamar, rapi masih rapi ranjangku. Aku memandang sekilas kearah  androidku yang tergeletak mengenaskan dimeja hias, mengingat chat  terakhir dari nomor yang tidak dikenal.

Postingan Terbaru

Pilihan

Langkahku gontai, lorong rumah sakit sepi, sesepi hatiku saat ini. Airmata yang menumpuk sedari ruangan periksa tidak bisa aku tahan. Sa...