Tampilkan postingan dengan label Berbalas Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berbalas Pantun. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Mei 2024

Pantun Sendiri


 Lama tak mengasah ilmu pantu, semoga berkenan untuk membacanya

I.

Dilarang keluar waktu magrib

Saat magrib tidak boleh berdendang

Duduk termenung meratap nasib

Sampai ke tua tak ada yang sayang

Kamis, 21 Juli 2022

Catatan Awal Tahun Pelajaran 2022 – 2023 (part 4)


Rencana awal yang sudah dibicarakan sebelum tahun baru ajaran 2022 – 2023 untuk mengundang nara sumber bagi pencerahan penerapan kurikulum merdeka di SMA Negeri 2 Karimun akhir hanya menunggu kedatangan nara sumber yang sudah kami undang.

Panitia pelaksanaan workshop sudah mengshare jadwal pada WA Humas yang berisi infomasi penting, yang dishare langsung oleh Pak Khairil Anwar sebagai wakil kepala sekolah urusan kurikulum sekaligus ketua panitia workshop  Kurikulum Merdeka : Merdeka Berubah.

Sabtu, 12 Maret 2022

Pantun Perilku Ekonomi

 Di atas guru disebut dosen

Dosen mengajar tata bahasa

Apa yang dimaksud dengan konsumen

Konsumen yang menggunakan barang/jasa

Kamis, 10 Maret 2022

Pantun Materi Kelas X

Masalah Ekonomi

 

Makan ikan bakar bersama nasi     

Nasi ditanak bersama daun pepaya

Apa yang akan diproduksi

Ditentukan oleh sumber daya

 

Beras ditanak menjadi nasi

Nasi diulam daun pepaya

Berapa banyak barang diproduksi

Ditentukan oleh pemakainya

Rabu, 09 Maret 2022

Pantun Materi Kelas X

Masak cap cay jangan lupa cumi

Nasi panas buat santapan

Motif kebutuhan dalam ekonomi

Memenuhi makan serta minuman

 

Beli tiket dalam antrian

Tujuan pergi berlibur diri

Berikan contoh motif penghargaan

Buat prestasi untuk diri sendiri

Minggu, 06 Maret 2022

Pantun Materi Kegiatan Ekonomi


 Kegiatan Ekonomi

Makan rendang bersama nasi

Minumannya pula air berasa

Apa yang dimaksud dengan konsumsi

Menggunakan barang dan jasa

Minggu, 27 Februari 2022

Pantun Perdagagan Internasional


Mari berpantun untuk memotivasi siswa dalam belajar, menggunakan sastra lama yang harus selalu dilestarikan.

1.

Sampan kotak hendak dikayuh

 

Siang berlayar ke tanah seberang

 

Patah kepak bertongkatkan paruh

 

Pantang menyerah belajar berdagang  

 

 2.

Siang berlayar ke tanah seberang

 

Kapal besi jadi tumpangan ideal

 

Pantang menyerah belajar dagang

 

Belajar perdagangan internasional

Kamis, 23 Desember 2021

Pantun Hari Ibu

 

I

Bunga  ros warna  merah jambu

Baunya harum hingga ke pekan

Sungguh tak terkira jasanya ibu

Sampai ke mati tak terbalaskan

Kamis, 29 Juli 2021

Pantun Perdagangan Internasional 2

 Pantun Materi Perdagang Internasional

***************************************

Pergi ke warteg hendaklah makan

Makan bersama sepupunya Ronal

Setiap negara saling membutuhkan

Maka terbentuklah perdagangan internasional

 **************************************

Mengapa kiini trendingnya Romansa

Tiada yang tau itu seekor serangga

Mengapa penting adanya Devisa

karena itu kebutuhan Negara

 ***************************************

1.       

    Nonton bola klub arsenal

    Perginya bareng dengan Anisa

    Banyak manfaat perdagangan internasional

    Salah satunya mamperoleh devisa.

 **************************************

    Singgah di toko Pak  Padri

    setelah itu menuju keterminal

    Sebuah negara tidak bisa hidup sendiri

    Maka perlu mengadakan perdangan internasional.

Kamis, 17 Juni 2021

Pantun Mengenang Kematian

Bunga kenangga bunga melati

Buat taburan di atas pusara

Yang ditinggal bertabah hati

Yang pergi semoga masuk surga

Selasa, 06 April 2021

Pantun Bank Indonesia

 


Masyarakat tidak boleh miskin

Pemerintah jauhkan sikap egostik

Pengeritan bank sentral oleh Kisch dan Elkin

Alat dari kebijakan politik 

Senin, 08 Juni 2020

Pantun Perdagangan Internasional


PANTUN PERDAGANG INTERNASIONAL



Duduk belajar sambail ngopi
Membaca dan menulis jadi inspirasi
Perdagangan internasional judul hari ini
Sebutkan manfaat dari materi

Postingan Terbaru

Hatiku

  Langkahku terhenti, bola kaki warna warni menghentikan langkahku. Aku mengangkat kepala mencari sosok pemilik bola berwarna – warna. S...