Minggu, 17 Mei 2015

Pengalaman Pertama

PENGALAMAN pertama? Ya, inilah pengalaman pertama saya. Tapi jangan 'ngeres' dulu, ya. Jangan salah membaca atawa salah menafsirkan judul coretan saya ini. Ini benar-benar pengalaman pertama. Buat saya ini penting untuk saya catat dan boleh dibaca siapa saja. Barangkali saja, ada inspirasinya.

Kamis, 14 Mei 2015

Kenangan Duka di Medan: Mandi Hanya Sekali

Enaknya Mandi Berenang
SEBENARNYA  tulisan ini sudah lama mau dipublis tapi karena satu lain hal baru hari ini terpublis. Tanggal 16 Agustus 2014 (hampir setahun lalu) surat tugas untuk mengikuti Pelatihan Instruktur Nasioanal Kurikulum 2013 Bagi Guru SMA/SMK Region Medan saya terima. Dengan surat tugas itu saya harus berkoordinasi dengan LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Kepri, di Tanjungpinang sana. Mengapa? Karena yang sebenarnya menunjuk keberangkatan saya untuk ikut pelatihan di Medan itu adalah LMPM Kepri.

Senin, 22 Desember 2014

Emakku



EMAKKU, ya emakku. Panggilan yang paling indah bunyinya buat aku dan adik-adikku. Mungkin ini merupakan satu hal yang sangat biasa, bagi orang lain. Tapi tidak biasa bagiku. Itu, panggilan itu teramat-sangat luar biasa bagiku. Seorang ibu yang dipanggil dengan emak, yang tidak bisa menulis dan membaca (maaf, bukan membuka aibnya tapi ini kejujuranku), dan mempunyai 6 (enam) orang anak, sungguh luar biasa bagiku. Kami enam orang anaknya, didorongnya untuk belajar setingginya hingga jadilah kami semua jadi mahasiswa.

Sabtu, 20 Desember 2014

Sehat itu Murah?



"Sehat itu Mahal," begitu yang selalu terdengar dan diingatkan ke kita. Maksudnya, jangan disia-siakan kesehatan yang dianugerahkan ke kita. Sebab kalau tersia-siakan lalu terbawa enteng akhirnya sakit. Sehat itu penting dan sangat mahal.
Tapi saya berpikir bahwa ternyata sehat itu murah, sedangkan sakit itu justeru yang mahal. Kok bisa? Mungkin kalimat itu kedengaran terbalik. Tapi saya yakin itu. Maksud saya harga yang dikeluarkan ketika kita sehat terasa tidak ada atau tidak perlu ada biaya. Karena tidak perlu ada biaya artinya posisi sehat itu membuat segalanya menjadi murah.
Hanya saja pada saat kita sehat sepertinya kita lupa segala-galanya.

Jumat, 21 November 2014

Tanya



Seorang istri bertanya kepada suaminya:


"Pak, kenapa atasan bapak selalu memberikan alasan untuk keterlambatan pembayaran gaji?"


Dengan entengnya si suami menjawab:


"Habis, Bapak masuk kerjanya juga ogah-ogahhan."


Seorang anak bertanya kepada ibunya:


"Kenapa bapak suka pulang larut malam, Bu?"


Si ibu menjawab:


"Karena bapak keturunan drakula."


Seorang sahabat bertanya kepada sahabatnya:


"Mengapa engkau mengkhianatiku?"


Sang sahabat menjawab:


"Karena itulah arti persahabatan."


Seorang hamba bertanya kepada tuannya:


"Mengapa Tuan tidak pernah mengabulkan permintaan saya?"


Sang tuan menjawab:


"Karena aku adalah tuhanmu!"


Seorang suami ingin bertanya kepada isterinya:


(...........Tak berani)

Rabu, 12 November 2014

Guru Mengajar, Mendidik atawa Cari Duit?



"Adi, kerjakan soal ini!“ Perintah seorang guru kepada seorang muridnya, di suatu siang untuk mengevaluasi materi fungsi permintaan dari 50 buah menjadi 60 buah, dengan harga yang disepakati dari Rp 150.000 menjadi Rp 100.000 yang baru saja diajarkan. Adi dengan cermat menyelesaikan soal Mata Pelajaran (MP) Ekonomi tersebut dalam beberapa menit. Guru puas, muridnya senang.

Kamis, 02 Oktober 2014

Cintaku Membuka Jalanku




TAK terbayangkan bahkan hampir terlupakan, tapi inilah bukti kenyataan. Aku benar-benar tidak pernah menduga. Selama ini biasanya aku hanya selalu berfikir dan berusaha bagaimana menyenangkan orang-orang yang ada di sekitarku. Rasa cintaku kepada orang-orang dekatku, membuat aku berusaha terus menyenangkan dan membantu mereka. Orang tua, adik-adik (aku kebetulan anak sulung) dan siapa saja yang dekat denganku, aku berusaha menyenangkan mereka. Ternyata Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Dia telah mengembalikan rasa sayang dan cinta yang kuberikan kepadaku sendiri.

Postingan Terbaru

Hatiku

  Langkahku terhenti, bola kaki warna warni menghentikan langkahku. Aku mengangkat kepala mencari sosok pemilik bola berwarna – warna. S...