EMAKKU, ya emakku. Panggilan yang paling indah bunyinya buat aku
dan adik-adikku. Mungkin ini merupakan satu hal yang sangat biasa, bagi orang
lain. Tapi tidak biasa bagiku. Itu, panggilan itu teramat-sangat luar biasa
bagiku. Seorang ibu yang dipanggil dengan emak, yang tidak bisa menulis dan
membaca (maaf, bukan membuka aibnya tapi ini kejujuranku), dan mempunyai 6
(enam) orang anak, sungguh luar biasa bagiku. Kami enam orang anaknya,
didorongnya untuk belajar setingginya hingga jadilah kami semua jadi mahasiswa.
Senin, 22 Desember 2014
Sabtu, 20 Desember 2014
Sehat itu Murah?
"Sehat itu Mahal," begitu
yang selalu terdengar dan diingatkan ke kita. Maksudnya, jangan disia-siakan
kesehatan yang dianugerahkan ke kita. Sebab kalau tersia-siakan lalu terbawa
enteng akhirnya sakit. Sehat itu penting dan sangat mahal.
Tapi saya berpikir bahwa ternyata
sehat itu murah, sedangkan sakit itu justeru yang mahal. Kok bisa? Mungkin
kalimat itu kedengaran terbalik. Tapi saya yakin itu. Maksud saya harga yang
dikeluarkan ketika kita sehat terasa tidak ada atau tidak perlu ada biaya.
Karena tidak perlu ada biaya artinya posisi sehat itu membuat segalanya menjadi
murah.
Hanya saja pada saat kita sehat
sepertinya kita lupa segala-galanya.
Jumat, 21 November 2014
Tanya
Seorang istri bertanya kepada suaminya:
"Pak, kenapa atasan bapak selalu memberikan alasan untuk keterlambatan pembayaran gaji?"
Dengan entengnya si suami menjawab:
"Habis, Bapak masuk kerjanya juga ogah-ogahhan."
Seorang anak bertanya kepada ibunya:
"Kenapa bapak suka pulang larut malam, Bu?"
Si ibu menjawab:
"Karena bapak keturunan drakula."
Seorang sahabat bertanya kepada sahabatnya:
"Mengapa engkau mengkhianatiku?"
Sang sahabat menjawab:
"Karena itulah arti persahabatan."
Seorang hamba bertanya kepada tuannya:
"Mengapa Tuan tidak pernah mengabulkan permintaan saya?"
Sang tuan menjawab:
"Karena aku adalah tuhanmu!"
Seorang suami ingin bertanya kepada isterinya:
(...........Tak berani)
"Pak, kenapa atasan bapak selalu memberikan alasan untuk keterlambatan pembayaran gaji?"
Dengan entengnya si suami menjawab:
"Habis, Bapak masuk kerjanya juga ogah-ogahhan."
Seorang anak bertanya kepada ibunya:
"Kenapa bapak suka pulang larut malam, Bu?"
Si ibu menjawab:
"Karena bapak keturunan drakula."
Seorang sahabat bertanya kepada sahabatnya:
"Mengapa engkau mengkhianatiku?"
Sang sahabat menjawab:
"Karena itulah arti persahabatan."
Seorang hamba bertanya kepada tuannya:
"Mengapa Tuan tidak pernah mengabulkan permintaan saya?"
Sang tuan menjawab:
"Karena aku adalah tuhanmu!"
Seorang suami ingin bertanya kepada isterinya:
(...........Tak berani)
Rabu, 12 November 2014
Guru Mengajar, Mendidik atawa Cari Duit?
"Adi, kerjakan soal ini!“ Perintah seorang
guru kepada seorang muridnya, di suatu siang untuk mengevaluasi materi fungsi
permintaan dari 50 buah menjadi 60 buah, dengan harga yang disepakati
dari Rp 150.000 menjadi Rp 100.000 yang baru saja diajarkan. Adi dengan
cermat menyelesaikan soal Mata Pelajaran (MP) Ekonomi tersebut dalam beberapa
menit. Guru puas, muridnya
senang.
Kamis, 02 Oktober 2014
Cintaku Membuka Jalanku
TAK
terbayangkan bahkan hampir terlupakan, tapi inilah bukti kenyataan. Aku
benar-benar tidak pernah menduga. Selama ini biasanya aku hanya selalu berfikir
dan berusaha bagaimana menyenangkan orang-orang yang ada di sekitarku. Rasa
cintaku kepada orang-orang dekatku, membuat aku berusaha terus menyenangkan dan
membantu mereka. Orang tua, adik-adik (aku kebetulan anak sulung) dan siapa
saja yang dekat denganku, aku berusaha menyenangkan mereka. Ternyata Allah Maha
Pengasih Lagi Maha Penyayang. Dia telah mengembalikan rasa sayang dan cinta
yang kuberikan kepadaku sendiri.
Rabu, 24 September 2014
Bahasa Inggris Bukan Hanya 'I Love You', Anakku
Selasa, 23 September 2014
Emakku
EMAKKU, ya emakku. Panggilan yang paling indah bunyinya buat aku
dan adik-adikku. Mungkin ini merupakan satu hal yang sangat biasa, bagi orang
lain. Tapi tidak biasa bagiku. Itu, panggilan itu teramat-sangat luar biasa
bagiku. Seorang ibu yang dipanggil dengan emak, yang tidak bisa menulis dan
membaca (maaf, bukan membuka aibnya tapi ini kejujuranku), dan mempunyai 6
(enam) orang anak, sungguh luar biasa bagiku. Kami enam orang anaknya,
didorongnya untuk belajar setingginya hingga jadilah kami semua jadi mahasiswa.
Langganan:
Postingan (Atom)
Postingan Terbaru
Hatiku
Langkahku terhenti, bola kaki warna warni menghentikan langkahku. Aku mengangkat kepala mencari sosok pemilik bola berwarna – warna. S...
