Bunyi suara HP yang melengking memekakkan teliga, menghentikan tanganku yang menari lincah diatas tuts laptopku.
Sejak selesai melaksanakan
tugas sebagai Ibu Negara aku mematut diri di depan laptop untuk membuat
perangkat pembelajaran.
Sudah tiga hari liburan
sekolah bermula, aku memilih untuk tidak pulang kampung.
Sementara untuk berjalan ke
Negara tetangga terpaksa dipending karena pasporku sudah mendekati batas tidak
bisa berkunjung karena tiga bulan lagi habis masa aktifnya.
“Assalammualaikum.” Suaraku
menjawab telepon masuk.
Ah aku lupa melihat siapa
yang menelepon, sedang asyik bekerja di telepon menganggu saja.
Terlanjut menekan tombol
hijau terpaksa aku memberikan salam.
Hening tidak ada yang
menyawab, jeda beberapa menit.
Keningku berkerut, punya niat tidak menelepon setelah diberi salam hanya diam saja.





