Rabu, 24 November 2021

Kembang di Ranting Kering

 

Cinta bisa tumbuh dimana saja, mungkin ini memang adanya. Aku tersenyum dalam duka, tak pernah aku bayangkan semua akan jadi begini. Ku hapus kasar airmata yang tidak pernah aku izinkan untuk keluar, sungguh kurang ajar dia keluar tanpa meminta izin dan pamit dariku dulu. Semua tak seharusnya terjadi tapi kini terjadi sudah. Hanya sesal yang berkepanjangan yang kini aku rasakan.

Selasa, 23 November 2021

Monolog Cinta Mengenang Satu Dasawarsa



Tak ada rasa menyesal, walau setelah banyak badai yang kita lalui bersama. Kadang ada rasa ingin meninggalkanmu, ketika sesak mendera bagai badai yang datang menerjang. Semua akan berubah seketika ketika kau memberikanku perhatian kecil yang menurut orang lain tidak berarti sama sekali.

“sah” kata itu mengikatku serta  membuatku harus pasrah akan takdirku.

Senin, 22 November 2021

Ada Sesuatu



Dari jauh aku sudah melihat bayangannya, sebenarnya sich bukan melihat tapi aku memang sengaja mencari bayangan lebih tepat aku selalu menunggu di ujung jalan ini. Tepat di jam begini pukul 7 kurang sepuluh pasti dirikan akan lewat dengan motor meticnya aku selalu berharap dia akan menawarkan aku menumpang seperti waktu itu. aku jadi tersenyum mengingat hari itu, bagaimana tidak hari itu adalah hari yang paling beruntung bagiku walaupun motor mioku mogok jalan tapi aku mendapatkan tumpangan dari seseorang sudah lama aku idam –idamkan.

Minggu, 21 November 2021

Akhirnya Bahagia Itu Datang

 

“Abang talak Ain dengan talak satu.” Bergetar seluru tubuhku bagaikan ada gempa bumi serta puting beliung yang memporakperandankan hidupku saat ini.

Aku memandang dia yang bergelar suamiku, bukan sekali tapi sudah beberapa kata pisah terkeluar dari mulutnya jika aku mepertanyakan kemana perginya dirinya selama beberapa bulan kebelakang ini. Bukannya aku tidak percaya dengan alasannya ada pekerjaan tambahan tapi tidakkah waktu enam bulan terlalu lama untuk kerja tambahan yang mengusik kebersamaan kami, belum lagi perutku yang semakin membesar yang membutuhkan perhatian dan kehadirannya.

Sabtu, 20 November 2021

Cintaku


Pagi ini terasa lebih dingin dari biasanya, aku memandang kesebelah kosong, sudah beberapa malam ini tempat itu tidak berpenghuni. Kemana gerangan perginya sosok lelaki yang bergelar suamiku, alasan pekerjaan yang membuatku harus menekan rasa hati yang diabaikan. Usia perkahwinan yang sudah melewati batas terpaan bagai ternyata tidak berlaku bagi pernikahanku.

Jumat, 19 November 2021

Durasi Cinta


Jika aku boleh memilih, pilihanku saat itu tentu tetap bertahan dalam kesendirian. Walaupun setiap punya jodoh aku lebih memilih biarkan tidak berjodoh jika harus merasakan sakit hati yang mungkin bagiku sudah tidak bisa ditoleransi lagi.  Beberapa kali aku mengerjapkan netraku, mungkin ini hanya permainan netraku. Tapi sudah berulang kali aku menutup dan membuka netra ini bukan ilusi tapi benar adanya.

Rabu, 17 November 2021

Talak

 Netraku lelah, pandangan di depanku tak menarik minatku lagi. hembusan napas serasa menyesakkan dada, aku melangkah menuju pintu kamar meninggalkan teras yang menjadi temanku selama menunggu kepulanganya.

Postingan Terbaru

Hatiku

  Langkahku terhenti, bola kaki warna warni menghentikan langkahku. Aku mengangkat kepala mencari sosok pemilik bola berwarna – warna. S...