Kamis, 11 Juli 2024

CATATAN NYAKBAYE TENTANG SMA NEGERI 2 KARIMUN (1)

 

Menginjakkan kaki di SMA Negeri 2 Karimun tepatnya pada tanggal 18 Juli 2008, berdasarkan surat pengajuan diri untuk menjadi tenaga honorer sekolah.

Kala itu Bapak Drs. Rasdianto Rauf yang menjadi Kepala Sekolahnya, sosok yang mungkin diingat adalah beliau menerima saya dengan sifat kebapakannya.

Hanya beberapa bulan di bawah kepemimpinanya dan berlanjut dengan Bapak Drs. M. Yatim Mustapa.

Sabtu, 06 Juli 2024

RINDU


 Ada rasa di sudut hatiku

Rasa yang mencubit kalbu
Memendam pilu yang menyatu
Aku terbelenggu satu rasa yang aku tidak tahu

Kamis, 27 Juni 2024

LIBURAN DI KEGIATAN ORGANISASI

 

Kamis, 27 Juni 2024 mengisi ke kosongan mengajar tapi tetap belajar.

Mendapatkan undangan mengikuti pembinaan kegiatan ekonomi umat oleh MUI Provinsi Kepri di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Karimun.

Rabu, 26 Juni 2024

SERASA PUNYA KEBUN RAMBUTAN

 

Terima kasih pada Ananda Reffi atas rezeki rambutannya.

Jadi teringat sewaktu kecil dulu, tinggal di rumah yang di kelilingan pohon yang menghasilkan buah yang dapat dibuat makan dan dijual.

Ada pohon rambutan, nangka, jambu bol, jambu gelas, jambu air yang berwarna merah dan putih serta kuini dan mangga kampung.

Sabtu, 25 Mei 2024

AKU, MIMPI, DAN AMBISI

 
Bel tanda waktu istirahat berbunyi, tapi kesepakatan bersama kami melewati waktu istirahat karena jam pelajaran ekonomi terpotong waktu istirahat.

Walaupun perut sudah menjerit minta diisi tapi kami merasa untuk uji kompetensi jika terjeda waktu istirahat pasti ada yang curang.

Keningku berkerut, soal nomor lima belum juga aku terpikirkan jawabanya.

Dudukku makin gelisah ketika melihat jam dinding terus berjalan, belum lagi teman di belakangku sedari tadi menganggu kosentrasikan untuk menjawab soal.

Sejak ulangan dimulai, teman belakagnya sudah meminta jawaban.

Kamis, 23 Mei 2024

TAARUF MU

 


 “Hore kia lulus.” Koor terdengar ketika kami melihat pengumuman kelulusan.

“Intan pasti mendapatkan nilai tertinggi.” Ucap salah satu temanku kala itu.

“Ah, bukan pasti Pras yang unggul.” Ucapku malu sambil memandang teman kelasku yang bermana Pras.

Prastio Pamungkas, pindahan dari Yogya awal tahun pelajaran dengan segudang prestasi.

Sejak kami satu kelas aku, Bulan Intan Nuraini selalu menjadi nomor dua.

Perasaanku nano – nano terhadap Pras, ada rasa tersaingi, ada raga kagum.

Minggu, 19 Mei 2024

BUNGA

 


Menatap nanar Bu Cahaya yang komat kamit di depan kelas.

Pikiranku bercabang, siapa yang akan Mak minta tolong jika sakit menyerangya.

Abah sudah sepekan berangkat ke Negara jiran untuk mengkais rezeki.

Negera sendiri seperti tidak memberikan celah untuk Abah meminta sedikit uang untuk sekadar mengisi tabung tengah keluarga kami.

“Bunga, apa ada yang aneh dengan pertanyaan saya.” Deg jantungku seakan berhenti mendengar suara Bu Cahaya yang mengelegar memenuhi ruang kelas.

Postingan Terbaru

Hatiku

  Langkahku terhenti, bola kaki warna warni menghentikan langkahku. Aku mengangkat kepala mencari sosok pemilik bola berwarna – warna. S...