Jika aku boleh memilih, pilihanku saat itu tentu tetap bertahan dalam kesendirian. Walaupun setiap punya jodoh aku lebih memilih biarkan tidak berjodoh jika harus merasakan sakit hati yang mungkin bagiku sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Beberapa kali aku mengerjapkan netraku, mungkin ini hanya permainan netraku. Tapi sudah berulang kali aku menutup dan membuka netra ini bukan ilusi tapi benar adanya.






